Tearmoon Empire Story I - Bab 41

Settings:
Tearmoon Empire Story (WN)
Lakon 1 - Tuan Putri Yang Terpancung


Src: https://ncode.syosetu.com/n8920ex/43




41 - Manuver rahasia sang pelayan - Bagian 4


Mari sejenak kita membahas tentang garis waktu sebelumnya.
Peristiwa pengurungan Tiona juga terjadi pada garis waktu sebelumnya.
Pada hari pesta, Tiona berhasil diselamatkan oleh pengikutnya dan dia terlambat tiba di pesta tersebut.
Dia kemudian diundang oleh Pangeran Shion untuk menjadi pasangan dansanya. Dia mampu menampilkan tarian yang sempurna dan mendapatkan pujian serta rasa hormat dari para siswa-siswi di sekitarnya.
Terdapat perbedaan besar bahwa Anne tidak ada diantara para penyelamat.
Pelayan yang dibawa Mia adalah putri ketiga dari bangsawan pusat. Dalam tata krama, meskipun dia mematuhi Mia, dia sama sekali bukanlah pekerja keras, bahkan pada saat kejadian itu terjadi, dia mengadakan pesta teh dan acara lain bersama teman-temannya.
Jadi yang menyelamatkannya hanyalah Keithwood dan pelayannya, Liora.
Dan untuk melakukan sesuatu mengenai gaun yang rusak tercabik-cabik itu, mereka mengandalkan ke penguasa akademi, Sang Putri Duke, Rafina.
Dari sinilah hubungan kuat antara Tiona, pemimpin revolusi di Kekaisaran Tearmoon, dan kolaboratornya, Pangeran Shion, serta pendukungnya, Sang Dara Suci, Rafina.
Dan satu-satunya yang dicurigai adalah Mia, yang duduk di puncak masyarakat bangsawan Kekaisaran.
Namun, ketika Mia mengetahui bahwa kecurigaan telah diarahkan kepadanya, dia sudah tidak melakukan apa-apa.
Dia tidak peduli pada apa yang terjadi pada putri bangsawan pinggiran, dia juga tidak peduli bahwa dia dicurigai, baginya itu hanya hal sepele.
Dia merasa itu adalah tindakan wajar bagi bangsawan untuk menindas rakyat jelata, dan demikian pula bagi bangsawan pusat untuk menindas bangsawan pinggiran, dia merasa tindakan itu tidak bisa disalahkan.
Apa tepatnya penyebab percikan revolusi kekaisaran lahir........... itu sulit untuk memastikan.
Beberapa mengatakan itu dikarenakan wabah kelaparan, yang lain menyalahkan tirani bangsawan besar, dan yang lainnya mengatakan karena ketidakmampuan sang Kaisar.
Namun jika itu tentang apa penyebab Tuan Putri Kekaisaran, Putri Mia, dipancung, dapat dipastikan bahwa insiden inilah awal dari segalanya.
Gelombang besar sejarah kini akan menyapu menggulung Mia menuju tiang pemancungan.
Dan sekarang, Anne berdiri dengan gagah berani dihadapan gelombang sejarah yang berkecamuk menuju ke kehancuran.

"Putri Mia? Pelakunya?"

Anne menggumamkan itu, kemudian disaat berikutnya.

"Hal seperti itu, tidak mungkin terjadi."

Dia mulai tertawa.
Itu terlalu mustahil untuk menjadi kenyataan. Sebelum dia bisa marah, tawanya-lah yang meledak terlebih dahulu.

"Keithwood, apakah anda serius mengatakan itu?"

――Hee, anda bahkan tidak memiliki keraguan sedikitpun......

Keithwood terkesan dengan reaksi Anne.

――Apakah itu berarti beliau benar-benar menggenggam hati punggawa dekatnya ya.

Faktanya, Keithwood juga tidak menganggap Mia sebagai pelakunya. Tetapi, untuk jaga-jaga dan memastikan, dia melakukan itu untuk melihat reaksi Anne, namun....

"Ummmm, Keithwood, saya juga berpikir bahwa Yang Mulia Mia tidak akan melakukan hal semacam ini."

Si korban, Tiona, juga membantahnya.

"Begitu, Nah, jika korban mengatakan demikian, maka itu tidak mungkin."

Dia mengangkat bahunya.
Anne berbicara padanya dengan takut-takut.

"Ummm, Keithwood, mungkinkah di kerajaan anda, ada anggapan bahwa mereka yang yang berdiri di atas bertanggung jawab atas orang yang dibawah mereka? Dalam pengertian itu, apakah yang telah dilakukan bangsawan kekaisaran akan menjadi tanggung jawab Putri Mia juga?"

Anehnya, logika itu adalah logika yang sama dengan yang digunakan Rafina untuk memandang rendah Mia pada garis waktu sebelumnya.
Rafina tidak percaya bahwa Mia adalah si pelaku langsung.
Dia hanya kecewa karena Mia, yang dalam posisi disalahkan, diam-diam menyetujui pada arogansi terhadap yang lemah.
Tidak layak untuk memimpin.
Karena pengecapan inilah Mia akhirnya tidak bisa menjadi teman Rafina.

"Karena itu, dengan segala hormat, ditempat ini dan saat ini, Sayalah satu dan hanya satu-satunya yang akan mengemban tanggung jawab dari tangan Putri Mia. Saya pasti akan mengantarkan Nona Tiona menuju tempat pesta, Saya pastikan pada anda!"

Itu adalah pernyataan penuh semangat dari seorang "Pengganti Lengan Mia".
Itu tidak lebih dari fenomena aneh dalam mata Mia sendiri, dimana lengannya bergerak dengan bebasnya menyelamatkan musuh yang dibenci oleh dirinya.

"Nona Tiona, silakan duduk disana. Saya akan memperbaiki riasan anda saat ini juga."

Kerja Anne berlangsung dengan sangat cepat.

Bagaimanapun, ia telah melakukan hal yang sama pada Mia.
.....Tergantung bagaimana melihatnya, bisa dikatakan bahwa ia menggunakan tuannya sendiri sebagai objek latihan......

――Mungkinkah, Putri Mia, anda telah mengantisipasi akan hal ini dan membiarkan diri anda sendiri menjasi subjek latihan? Eh, itu tidak mungkin kan.

Tentu saja, itu tidak mungkin benar.
Bahkan Anne, yang telah teracuni oleh segala tentang Mia, dapat memahami bahwa hal ini adalah kemustahilan jika ia memikirkannya kembali masak-masak.
Tapi, mungkin saja Mia...... itu masih tetap terbersit dalam pikiran Anne yang telah teracuni.

――Saya harus mengerahkan yang terbaik untuk memenuhi kepercayaan Putri Mia....

Sang "Pengganti Lengan Mia" yang penuh semangat mengarahkan lengannya untuk membelokkan arus sejarah sengan paksa.



~"(This is a Translation Content of pemudatunawisata.my.id. so, read only on my site)"~

[Akhir Bab]


Terima kasih telah membaca
Bila ada salah-salah kata, dsb. bisa beritahu di komentar.

Terima Kasih Telah Singgah!
πŸ˜πŸ‘

Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak berupa komentar


If you'd like to and wouldn't mind,
you could support, or sawer, or traktir me on:

Post a Comment

0 Comments

At a certain time, there are creatures that walk by two feet. These creatures can be divided into two by gender. These creatures are surprisingly able to pick something using things called hands.
And on a certain day, two of these creatures meet.

"Halloo~ I am Bujangga, ndesu! Nice to meet you!"
"Y, yes. Nice to meet you too, I am Fuurawan."
"Fuurawan-chan ka? Ii no namae."
"S, sangkyu."

The two greet each other due of their faces are facing each other.
They speak, breathe, blink, sweat, and so.
And after a long time passes,

 "!?"
"Kyaa~ Bujang-kyun."
"Daijoubu ka? Fuurawan-chan."
"D, daijoubu... desu."
"Mmm."
"Doushita no?"
"Fuurawan-chan no kaori, suuuuggoku WANGY, hmmmmmppppsshhh ahhhh wangyyyy."
"Mou~ Bujang-kyun no eccchi~."

On a certain day, these two meet and have lunch because they are hungry.
The boy orders fried rice while the girl orders a serve of seasoned rice being processed by frying.
For the drinks, the boy orders hot chocolate while the girl orders a cup of chocolate that has not been cold yet.
They eat their food.
They also feed some spoons with each other.
They then having a leisure exchange.

"Ikeh, yaru?"
"Damee~"
"Ikeh!"
"..."
"Ikeh, tanoshii, kimochii, ore, ganbarimasu!!!"
"Mouu~"
"Dame ka?"
"..."
"Dame nanoka."
"Ee, haayaakuuu~"

The two of them are having exercise, training, and workout, then.
When they finished, then they restarted.
And when they finished, the boy pleaded for the second.
Then when they finished, this time in the girl who asked the third.
And when they finished, the boy once again pleaded for the fourth.
Then when they finished, the girl also once again asked for the fifth.
And so on.

◆◆◆

On the other occasion,
On a day that is not a night.
That day the sun is shining brightly because it's a day and 12:00 o'clock.
The day is bright and the sun has not been set yet.
The breeze can be felt due to the air is flowing.
As he is breathing, a certain boy is approaching a girl.

"Yaa, kitten-chan, can I have your namae?"
"S, su, suteki~. Ah, hai. Fuurawan desu."
"Fuurawan-chan, huh. What a kirei no namae. By the way, watashi no namae is Badz Zheengan. Watashi wa Son of a Beach. Watashi came from The Pangea Selatan. Diligent in setsuyaku. Ketsueki type is I, I for Ikkehmen. Watashi no hobby wa breathing. Yoroshiku."
"Yoroshiku, Badz Zheengan-san."
"Fuurawan-chan, watashi no yubi to kimi no chawan, let's have made karera meet and unite."
"Hai."
"Watashi-tachi will have much tanoshi."

They have a wik wok awok koakoawaok akoawoakakwa kawkaowaoaok.
When they have done of their a wik wok awok koakoawaok akoawoakakwa kawkaowaoaok, then they re-doing again.
When they finished again, the boy pleaded for the second.
Then when they finished, this time in the girl who asked the third.
And when they finished, the boy once again pleaded for the fourth.
Then when they finished, the girl also once again asked for the fifth.
And so on.

◆◆◆

"Fuurawan-chaaannn!!! Ikanaide!!!!."
"Gomen ne, Bujang-kun."
"Dameee, Fuurawan-chaannnn!!!"
"Sayonara, Bujang-kun."